Bunga tidak berhenti berfikir untuk keluarganyasampai dia pun tidak memikirkan jalan hidupnya dimasa yang akan datang. Dia stuck dalam keadaan lagi. Dirinya selalu bertanya-tanya, adakah orang yang memikirkan akan dirinya?
Bunga mempunyai seorang kakak laki-laki bernama Togaku. Bunga memang tidak akrab dengan kakaknya satu-satunya ini. Walaupun begitu, dia sangat peduli dengan kakaknya dan adik-adiknya. Bunga, wanita yang cuek,ceria dan selalu tersenyum, walaupun kadang-kadang dia jutek.
Akhir-akhir ini kakaknya mendapat masalah yang membuat stress sekeluarga,termasuk dirinya. Dulu Bunga berharap Togaku menjadi kakak yang bisa memberikan contoh dalam menghadapi kehidupan ini. Kehidupan dimana kakak dan adik harus bersatu dan saling kerjasama untuk membantu orang tua mereka yang kelak akan menjadi tua serta pensiunan. Kenyataanya adalah ENOL BESAR untuk mimpi Bunga itu. Kenapa masalah kakaknya itu datang saat dua minggu lagi wisuda Bunga? sehingga Bunga tidak merasakan hangatnya senyum orang tua ketika namanya dipanggil untuk maju ke podium dan menerima formalitas kelulusan studinya. Bunga hanya menemukan kerutan yang makin bertambah di wajah mama dan papa nya.
Setelah kelulusan itu, semangat membara untuk mencari kerjaan. Ternyata, benar! cari kerja itu memang susah sekali. Akhirnya Bunga menjadi seorang guru bahasa inggris. Papa nya merasa kecewa dengan Bunga, walaupun tidak diungkapkan secara langsung, tapi Bunga tahu, papa nya itu kecewa terhadapnya. Lulusan Akuntansi, tapi kenapa jadi seorang Guru?
Bunga ingin menunjukkan jika dengan mengajar, Bunga dapat meringankan beban mereka. Kenyataannya adalah ENOL BESAR untuk kedua kalinya. Masalah Togaku makin pelik. Bunga benar-benar sebal dengan kakaknya ini. Dia sudah kerja enak,tanpa ada beban, tapi kenapa kakaknya ini bisa membuat masalah sebesar itu? yang membuat Bunga makin 'gedek' dengan Togaku adalah dia tidak bisa mendengar pendapat adik-adiknya. Dan semua masalah itu bermuara dari pacar kakaknya yang ternyata dia adalah cewek matre. Sumpah Bunga nyesel banget, pernah baik dengan pacar kakaknya itu. Papa dan mama nya makin kalap menghadapi Togaku dan menapilkan wajah hopeless.
Papa nya jadi selalu menekan Bunga untuk mencari kerja "yang lebih baik". Tapi, sampai sekarang, Bunga belum mendapatkan pekerjaan 'yang layak' versi papa nya. Bunga sekarang malah merasa dia adalah orang yang gagal. Gagal membahagiakan kedua orang tuanya. Gagal mengurangi beban mereka.
Bunga kehilangan figur saat ini. Dulu Yuri selalu memberikan pandangan yang baik untuk setiap masalahnya. Dia menemukan figur seorang kakak dalam diri Yuri, tapi, sekarang mereka menjadi dua orang yang seperti tidak kenal. Yuri menjauh ketika banyak gosip sana sini yang bilang kalau Yuri dan dia pacaran. Saat itu, Bunga harus berdiri sendiri, menahan semua beban dalam pikiran dalam senyumannya. Hanya doa yang kini Bunga bisa panjatkan kepada Maha Kuasa agar dapat membantunya, disuasana yang cukup sulit untuk dirinya.
" Ya Allah,bantulah Hamba...." lirihnya sambil menangis.
Bunga mempunyai seorang kakak laki-laki bernama Togaku. Bunga memang tidak akrab dengan kakaknya satu-satunya ini. Walaupun begitu, dia sangat peduli dengan kakaknya dan adik-adiknya. Bunga, wanita yang cuek,ceria dan selalu tersenyum, walaupun kadang-kadang dia jutek.
Akhir-akhir ini kakaknya mendapat masalah yang membuat stress sekeluarga,termasuk dirinya. Dulu Bunga berharap Togaku menjadi kakak yang bisa memberikan contoh dalam menghadapi kehidupan ini. Kehidupan dimana kakak dan adik harus bersatu dan saling kerjasama untuk membantu orang tua mereka yang kelak akan menjadi tua serta pensiunan. Kenyataanya adalah ENOL BESAR untuk mimpi Bunga itu. Kenapa masalah kakaknya itu datang saat dua minggu lagi wisuda Bunga? sehingga Bunga tidak merasakan hangatnya senyum orang tua ketika namanya dipanggil untuk maju ke podium dan menerima formalitas kelulusan studinya. Bunga hanya menemukan kerutan yang makin bertambah di wajah mama dan papa nya.
Setelah kelulusan itu, semangat membara untuk mencari kerjaan. Ternyata, benar! cari kerja itu memang susah sekali. Akhirnya Bunga menjadi seorang guru bahasa inggris. Papa nya merasa kecewa dengan Bunga, walaupun tidak diungkapkan secara langsung, tapi Bunga tahu, papa nya itu kecewa terhadapnya. Lulusan Akuntansi, tapi kenapa jadi seorang Guru?
Bunga ingin menunjukkan jika dengan mengajar, Bunga dapat meringankan beban mereka. Kenyataannya adalah ENOL BESAR untuk kedua kalinya. Masalah Togaku makin pelik. Bunga benar-benar sebal dengan kakaknya ini. Dia sudah kerja enak,tanpa ada beban, tapi kenapa kakaknya ini bisa membuat masalah sebesar itu? yang membuat Bunga makin 'gedek' dengan Togaku adalah dia tidak bisa mendengar pendapat adik-adiknya. Dan semua masalah itu bermuara dari pacar kakaknya yang ternyata dia adalah cewek matre. Sumpah Bunga nyesel banget, pernah baik dengan pacar kakaknya itu. Papa dan mama nya makin kalap menghadapi Togaku dan menapilkan wajah hopeless.
Papa nya jadi selalu menekan Bunga untuk mencari kerja "yang lebih baik". Tapi, sampai sekarang, Bunga belum mendapatkan pekerjaan 'yang layak' versi papa nya. Bunga sekarang malah merasa dia adalah orang yang gagal. Gagal membahagiakan kedua orang tuanya. Gagal mengurangi beban mereka.
Bunga kehilangan figur saat ini. Dulu Yuri selalu memberikan pandangan yang baik untuk setiap masalahnya. Dia menemukan figur seorang kakak dalam diri Yuri, tapi, sekarang mereka menjadi dua orang yang seperti tidak kenal. Yuri menjauh ketika banyak gosip sana sini yang bilang kalau Yuri dan dia pacaran. Saat itu, Bunga harus berdiri sendiri, menahan semua beban dalam pikiran dalam senyumannya. Hanya doa yang kini Bunga bisa panjatkan kepada Maha Kuasa agar dapat membantunya, disuasana yang cukup sulit untuk dirinya.
" Ya Allah,bantulah Hamba...." lirihnya sambil menangis.
Komentar
Posting Komentar