Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2010

a song that i wanna sing for my dad ^^

Lagu ini di nyanyikan oleh Miley Cyrus bersama ayah nya Billy Ray Cyrus. Sebenarnya saya juga ingin menyanyikan lagu ini bersama bapak saya, tapi rasa nya mustahil. Karena itu, saya hanya bisa mengungkapkannya lewat blog ini. Lagu ini berjudul " I Learned From You". Kalau teman-teman semua mau mendengarkan lagu ini, bisa kok download di www.4shared.com :))

from MY DAD, i learned everything

me and my dad Bapak. Dari dahulu saya ingin menulis tentang biografi bapak saya ini. Tapi, saya tidak mempunyai kata-kata yang pantas di awalnya. Saya ini hanya penulis awam, yang menulis dengan mengalir apa ada nya. Imam Suwandi, SE. itulah nama bapakku. Bapak yang mempunyai prinsip hidup yang kuat, bertindak hati-hati, mandiri, humble, etc. Bapak selalu bilang kita harus bertindak cerdas. Bapak baik dengan semua orang, bahkan dengan orang yang membenci dirinya. Bapak dengan segala nasihatnya yang bisa menguras air mata saya dan mengubah pola pikir saya akan hidup. Bapak adalah sosok yang saya kagumi dari keteguhan dirinya dalam memegang prinsip hidupnya, saya kurang tahu apa prinsip hidup bapak, tapi dengan sikapnya yang tegas akan segala hal, membuat saya memiliki pandangan seperti itu. Bapak yang tegar melewati masa muda yang agak rumit. Bapak sang kutu buku -just like me- :). Bapak yang selalu ngajarin saya hapalan doa-doa setelah sholat waktu kecil. Bapak yang selalu gend...

Inception

google.com I NCEPTION. Setidaknya kata itu yang saya ingat ketika saya membuka mata pagi tadi. Tadi malam saya bermimpi ke masa lalu saya yang tengah berada di pondok pesantren. Kemudian saya bermimpi dalam mimpi saya itu, memang ini kalimat yang agak membingungkan, Tapi itu memang benar ada nya. Saya bermimpi sedang tes interview kerja dengan soal yang agak rumit. "Siapakan penemu ilmu Pajak?" , entah kenapa saya tiba-tiba bertemu dengan Presiden Barack Obama    ( sorry-sorry aja nih buat SBY, nama nya juga mimpi ) dalam mimpi itu ternyata saya tengah berada di Negeri Paman Sam. Bagian yang lucunya adalah Presiden Barack Obama serta Istrinya berbicara dalam bahasa Indonesia dengan pelafalan yang aneh ( mungkin kebanyakan ngomong English ya? hehee ). Kemudian Presiden Barack Obama itu menyapa saya, 

SATE...SATE...

Pagi cerah itu hari Ahad tanggal 21 November 2010. Saya dan teman-teman alumni HK 9 Jabodeta (Jakarta Bogor Depok Tangerang) . Bukan maksud bikin daerah baru, tapi gak ada temen satu pun yang dari bekasi datang ke acara "Nyate Bareng HK 9 Again". Member yang dateng : Ikhwan: Bukhori, Husen, Galih, Boim n Kiki. Photo by: Rien88

ada yang 'SALAH' kah?

Cuaca hari itu cukup panas. Langkah saya terburu-buru memasuki stasiun Manggarai untuk mengejar jadwal kereta menuju Bogor . Saya melirik jadwal kereta untuk ekonomi AC ternyata jam 10.30. Oke! Satu karcis ekonomi AC menuju Bogor sudah saya beli dengan harga 5500 rupiah. Ketika saya melihat jam tangan saya, ternyata masih pukul 09.30. Saya mendadak tolol jika sudah buru-buru seperti itu. Maklumlah, kebiasaan lama masih ada yaitu "telat". Dengan pasrah akhirnya saya menaiki kereta ekonomi tanpa AC.  Seorang Ibu menyuruh anak nya -sekitar berumur 6 tahun- berdiri di bangku dan mempersilahkan saya duduk di tempat anaknya. Mungkin Ibu itu merasa kasihan terhadap saya. Karena saya sebelumnya bertanya kepadanya.

Saya dan Tiga Murid SMU

Jumat, 12 Nopember 2010. Saya menaiki sebuah angkutan umum, yang berisi dengan satu ibu-ibu dan tiga siswa SMU. Perkiraan saya anak SMU itu mungkin kelas 2 SMU. Pertama kali saya menaiki angkutan tersebut, mereka ( tiga orang siswa SMU ) itu sudah terbahak- bahak. Saya ingin menghiraukannya, tetapi telinga saya masih dalam kondisi sehat wal afiat, maka terdengar lah celotehan mereka. Pada akhirnya saya mengerti apa yang mereka tertawakan. Ternyata salah satu dari mereka bertiga hanya mempunyai ongkos Rp. 500 saja, sedangkan ongkos bagi pelajar adalah Rp. 1500 / siswa.   

ARTI SAHABAT

Sahabat. Se-nyebelinnya sahabat kita, kita tetap tidak bisa jauh dari dia. Saya pun pernah merasakan hal tersebut,,kesal terhadap sahabat saya. Kemudian saya berupaya menjauhi dia, tetapi tidak bisa. Suka ada kalimat " FRIENDSHIP IS BULLSHIT " saya hampir mempercayainya ketika saya feeling so bad dengan sahabat saya itu. Ketika saya renungi, ternyata saya terlalu egois terhadap sahabat saya. Dalam persahabatan lebih baik tidak ada kata " Seharusnya dia itu...bala..bla..bla.. " ketika kita tidak satu pendapat. Pemilihan kata dalam percakapan antar sahabat itu ternyata sangat perlu.

Kalau udah kayak gini, mau nyalahin siapa?

by: Rien 88 Lagi-lagi jakarta dilanda dengan banjir dan kemacetan. Padahal tanggal 22 Oktober 2010 kemarin Jakarta sudah dilanda banjir kembali. Lalu salah siapakah ini? Dari pada maen salah-salahan lebih baik liat timeline twitter saya pada saat banjir tanggal 25 Oktober 2010:

Memang TERLALU BAIK itu TIDAK BAIK

Hari minggu adalah hari yang pas -menurut saya- untuk bangun lebih siang dari biasanya sampai membuat ibu saya berteriak, Aduhhhh...bagus banget perawan bangun sianggg!! dan saya hanya memutar badan saya sambil menutup telinga dengan guling saya. Ah, apa saya sering bilang dalam hati ibu saya adalah orang yang cerewet, jadi aja ibu saya makin cerewet. Semua yang saya kerjakan diprotes mulu. Mau protes balik terang-terangan bagaimana...beliau kan ibu saya, bisa-bisa dikutuak jadi batu saya layaknya malin kundang.

Ternyata RASA itu masih ada.

Ternyata, rasa itu masih ada. Rasa yang dapat membuat Bunga sadar, bahwa dia masih memikirkan Yuri. Kenapa? lagi-lagi Yuri yang ada dalam bunga tidurnya? Bunga yang tersadar dari tidurnya, bukannya membaca doa, malah mengusap wajahnya, kemudian dia memposisikan tubuhnya dengan posisi duduk. Kemudian dia menggeleng-gelengkan kepalanya, dan lagi-lagi dia melakukan hal yang nggak wajar, yaitu dengan memegang hidungnya dengan jari telunjuknya, sehingga membentuk seperti hidung babi.

'Cause it fills me up and holds me close whenever I'm without you

Once you love someone, their name is permanently tattooed on your heart. No matter how bad you try to erase it, it'll always remain there. Ah..lagi-lagi tentang Yuri,,sampai kapan Bunga akan bertahan dalam keegoan hatinya? Apa yang dia cari dan inginkan dari dalam diri Yuri? Apa Bunga masih mengharapkan orang yang sudah melukai hatinya _secara nggak langsung_. Masih berharap Bunga bisa bersikap biasa ketika Yuri akan pulang dari studi nya di Jepang. Tapi, Bunga hanya ingin SATU hal.

Who is he?

Beberapa bulan belakangan ini, efbi (facebook) Bunga penuh dengan jempol seseorang yang menyukai setiap kegiatan Bunga. Awalnya sih,,Bunga gak terlalu risih dengan adanya orang itu yang suka nge-like-in every single my updates. Cuma Bunga jadi rada penasaran aja. Who is he?. Yang Bunga tahu, dia seorang teman dari kakak kelasnya yang sudah lulus dari ITB. Gak kenal, batin Bunga.

CINTA?

Apa-apan si Yuri itu? bikin geregetan aja deh. apa dia salah minum obat, atau apa? kenapa dia jadi orang yang berbeda dimata Bunga? rasanya Bunga ingin menendang dia biar dia sadar,dia itu siapa? dan apa yang dia lakukan itu salah!

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.6]

SHUN. Cowok biasa dengan ide-ide nya yang luar biasa aneh. Sebenarnya, Bunga dulu sempat naksir Shun ketika SMU tapi, Bunga bukanlah tipe seorang gadis yang jika dia menyukai seseorang dia langsung pedekate. Bunga berbeda. Dia malah jadi tidak ingin bertemu dengan lelaki itu, malah jikalau bertemu di jalan Bunga jadi agak lebih tidak peduli gitu, padahal dia sedang gugup dan bertanya dalam hati apa cowok ini mendengar detak jantungnya atau tidak?

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.5]

Ternyata Bunga tidak bisa jauh dari Kaori karena jelas mereka itu BERSAHABAT. Rasanya Bunga tak ingin ambil pusing lagi tentang Shun atau Yuri, dia tidak ingin kehidupannya 'stuck' untuk hal itu. Bunga akan menjalani aktivitas yang lain, seperti mencari kerja. menurut ayahnya, mengajar privat atau les itu bukanlah pekerjaan tapi menjadi pegawai kantorlah yang disebut bekerja oleh ayahnya.Bunga sebenarnya sangat sedih, dia tidak bisa mengerjakan apa yang dia pilih. Menruutnya,sekarang saatnya dia memilih apa yang iya ingin lakukan dan tidak lagi ayahnya yang mengatur kehidupannya.Bunga ingin memberi tahu tentang apa yang dia inginkan saat ini kepada semua orang, seandainya dia mempunyai cara  berkomunikasi yang baik tehadap semua orang, kenapa harus diam sebagai solusi terbaiknya.

WHY did i cry?

Bunga tidak berhenti berfikir untuk keluarganyasampai dia pun tidak memikirkan jalan hidupnya dimasa yang akan datang. Dia stuck dalam keadaan lagi . Dirinya selalu bertanya-tanya, adakah orang yang memikirkan akan dirinya?

PATAH HATI

Hmmm.. ceritanya siang hari tadi saya lagi mengecek keadaan jejaring sosial FB saya.  Kemudian saya membuka akun teman kecil saya yang saya naksir dari kecil,,cuma naksir . [titik] eh,saya terkejut melihat wall nya yang penuh dengan ucapan "selamat menempuh hidup baru" dari sekian banyak temen facebooknya itu. Tanpa sadar,hati saya mendadak sakit. Saya pun bingung, kenapa seperti ini?

My self in TIME

mencintai itu indah,,tapi bisa menjadi sesuatu yang mengerikan ketika orang yang kita cintai menjauh. ada beberapa hal yang bikin Bunga mulai tidak ingin terlalu percaya dengan sembarang orang lagi. Sekarang Bunga baru menyadari dimana letak teman-temannya itu. Tidak ada blacklist tapi sekarang Bunga cukup untuk hati-hati untuk curhat kepada temannya. 

MAU MARAH

gak ada maksud apa2.. saya hanya ingin mengatakan: " saya bosan dengan situasi kayak gini..di omelin mulu, gak ada yang beres!!, they always makes me cry all over the night.. i hope i can get better life soon   "

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.4]

Kini Bunga tidak mengerti apa hebatnya dirinya. Dia ingin menemukan sesuatu pada dirinya yang tidak orang lain memilikinya. Bunga pun menangis dalam asa nya yang kian merapuh. Ingin hati mencoba melepas segala resah dalam hatinya. Mencoba untuk berpikir dengan hati yang bersih dari rasa yang tidak baik.

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.3]

Bunga seharusnya sudah bisa hidup mandiri ketika dirinya telah menyelesaikan studinya walau hanya sampai Diploma Tiga. Dia sudah memulai karirnya dengan mengajar privat bahasa Inggris anak sekolah dasar. Ayahnya ingin sekali Bunga dapat pekerjaan yang 'layak' sebagai lulusan D3 dengan IP yang lumayan tinggi. Tetapi,entah kenapa dia terlanjur jatuh cinta dengan anak didiknya yang bermacam-macam karakter. Menikmati dunia guru yang begitu sulit,Bunga menjadi bangga dengan statusnya saat ini sebagai seorang pendidik anak-anak karena tidak banyak orang yang bisa menikmati kesempatan ini.

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.2]

Kami [ Bunga,Yukiko, Kaori dan Hana] jadi bertemu di siang hari. Tapi,sayang Cika tidak bisa ikut karena dia tidak mengetahui rute ke rumah Yukiko dengan menggunakan kendaraan beroda dua . Kami membeli keperluan untuk masak-masak di rumah Yukiko. Hana sempat kesal karena dia telah datang lebih awal satu jam dari kita. Suasana sempat kaku, karena yang paling telat adalah Bunga, Bunga jadi tidak enak hati kepada Hana. "So sorry, Han".

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.1]

Sesungguhnya Bunga tidak marah kepada sahabatnya [Kaori] yang bisa dekat dengan semua orang termasuk dengan Yuri. Yuri adalah seseorang yang Bunga cintai dari 5 tahun silam. Tidak ada sesuatu yang istimewa dari Yuri menurut Kaori. Bunga pun tidak mengetahui mengapa dirinya begitu mencintai Yuri, walaupun tahu kalau cintanya bertepuk sebelah tangan.

RIENPOPS [novel yang sedang digarap oleh saya dan Popi Tanjung]

"….seperti yang telah kita ketahui dari salah satu teori strategi marketing Porter, ada tiga macam : Focus, Differentiation, dan Cost Leadership. Masing-masing dapat…" seorang dosen memberikan kuliahnya di jam yang sangat-sangat rentan penyelewengan oleh mahasiswa. Terbukti di bangku barisan ketiga terdapat mahasiswa yang matanya 'serius' memperhatikan dosen dengan tangan kanan memegang buku tebal Strategic Management -nya Hill & Jones, namun jempol tangan kirinya dengan lincah memijit keypad Blackberry untuk update status Facebook. 

Ngarang pertama kali [episod 3]

Pintu lift terbuka, di dalamnya ada beberapa laki-laki dan perempuan, Riris memasuki lift menuju lantai dasar. Riris menyandarkan tubuhnya di dinding lift seolah dia tidak merasakan sepasang mata nanar menatap dirinya. Satu persatu orang yang berada di lift meninggalkan lift, kecuali seorang laki-laki yang sedari tadi membuang pandangan darinya.           ‘Idih ge-er banget sih, emang siapa yang mau liatin dia’ Batin Riris sambil melipat tangannya di depan badannya.

Ngarang pertama kali [episod 2]

“Assalamu’alaikum…” “Waalaikumusalam…Ya Allah, Ririn, Riris, Popi, Yanda …datang juga” Ujar Eccy sambil cipika-cipiki pada mereka. “Emangnya kamu kira kite gak datang?” Tanya Riris sambil mencubit lengan Eccy. Eccy hanya tersenyum. “Eh, gak nyangka lho kalau kamu bakal sama …Hus..” “Huaaaishyiiim” Ujar Yanda pura-pura bersin. “Kalian bener-bener godain aku” Eccy hanya menggelengkan kepalanya. ‘kelompok aneh sudah datang’. “Eh, Eccy entar ente, ane yang rias ya..” Riris memukul bahu Eccy. “Jangan !!!!” Popi dan Yanda sedikit teriak. Ririn menoleh kearah mereka berdua. “Emangnya kenapa Pop,Yan?” Tanya Eccy sama sekali tidak mengerti dengan mereka. “Karena…takut ente malah jelek lagi” ujar Popi dan mencoba menghindar dari cubitan Riris.

Ngarang pertama kali [episod 1]

“Ayo mulai ! Satu…dua…tiga.,action!!” Perintah Riris kepada salah satu temannya. Tangan Riris memegang handycam miliknya yang diperoleh dari uang tabungannya. “Ok! Ok! Hallow namaku Riene Retrivia Rafly,nama akrabku Ririn” Ujar Ririn sambil memainkan alisnya. “Lagu favorit dong ?” Tanya Riris, tangannya masih menyorotkan handycam nya ke arah Ririn. “Ah, my favorite songs are Raihan, hm.. … BSB and Gradasi, walaupun sekarang udah gak tenar-tenar banget. Aku masih suka. ” Ujar Ririn dengan beribu gaya . “Idih logay abiz lo” Ledek Yanda yang sedang membaca buku ‘5 cm’ karya Donny Dhirgantoro. Ririn memasang muka mesem, kayak mangga masih mengkel . Popi menggeleng-gelengkan kepala ‘nih anak dari tempo dulu masih aja kayak gitu’. “Kalau dipikir-pikir, ini suasana yang langka banget dalam diri aku bisa ketemu lo-lo pade “ Ririn menghembuskan nafas senang ‘bagiku temen-temen yang kayak kalian yang sangat barharga’ “...