Langsung ke konten utama

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.6]

SHUN. Cowok biasa dengan ide-ide nya yang luar biasa aneh. Sebenarnya, Bunga dulu sempat naksir Shun ketika SMU tapi, Bunga bukanlah tipe seorang gadis yang jika dia menyukai seseorang dia langsung pedekate. Bunga berbeda. Dia malah jadi tidak ingin bertemu dengan lelaki itu, malah jikalau bertemu di jalan Bunga jadi agak lebih tidak peduli gitu, padahal dia sedang gugup dan bertanya dalam hati apa cowok ini mendengar detak jantungnya atau tidak?


Seiring waktu, Bunga dan Shun menjadi teman yang cukup dekat, eh tidak cukup dekat. Setidaknya mereka lebih mengenal dari sebelumnya. Bunga tidak memperkirakan dirinya akan bisa dekat dengan Shun, karena dulu terlihat sangat tidak mungkin.Mungkin dulu Bunga lupa kalau masa depan itu adalah hal yang ajaib. Segalanya yang terlihat tidak mungkin saat ini, bisa menjadi mungkin di masa depannya.

Selalu ada yang menarik dari diri Shun dimata Bunga. Dia benar-benar lelaki teraneh yang pernah Bunga kenal. Pertama, dia nggak pernah sok keren, sok tahu, sok segalanya deh. Dia bisa mendengar pendapat orang lain. Dan tanpa sadar, Bunga pernah cuhhat dengan dia. Padahal waktu itu, Bunga sedang patah hati dengan Yuri. Jadi kalu sekarang Bunga sedang sedih, Shun selalu beranggapan kalau Bunga sedang patah hati. Kesimpulan yang cukup menarik  ^0^.

July 25th 2010, pada hari itu Shun lagi ada kegiatan yang lebih mengagetkan Bunga dan kawan-kawannya yang lain, lebih menyeramkan dari berita-berita meledaknya gas dimana-mana. [disini agak lebay dikit] Shun mau nyanyi di sebuah Mall dekat rumahnya. Bunga dan Kaori sudah berniat akan menghadiri acaranya itu, di pandu dengan Yumi.
Bunga selalu dengan ciri khasnya yang selalu telat. Dia baru muncul di lokasi ketika Shun sudah menyanyikan setengah dari lagu. Perfect late. Is that impress him? Absolutely not!!
Kemudian ketika memesan makanan. Totally makes he confused. Is that cool? That is uncool, of course!!
Kemudian ketika sedang menunggu Kaori yang sedang pergi ke toilet. Bunga dan Shun hanya terdiam. Really speechless. Is that good?  No, that is bad.
Oh, Bunga..Oh, Bunga..
Dia benar-benar merasakan kegugupan, kelagapan dengan kesengajaan Kaori meninggalkan mereka berdua. she looks fully stupid. Ketika Bunga pergi ke toilet, dia menjitak-jitak kepalanya sendiri. Hey, ada apa denganku? tanya pada dirinya sendiri.
Please, jangan lagi Bunga jatuh cinta lagi. kau tahu kenapa? karena setiap kau jatuh cinta kau juga harus siap patah hati dan Bunga yakin kepada dirinya, kalau dia belum siap akan itu.
Over all, Bunga selalu senang mempunyai teman seperti Shun. Ya, teman. Bunga senang bisa mengenal Shun seperti itu kepada Shun. Dia tidak mau kejadian Yuri berulang kembali. Jika dengan hanya berteman dengan Shun, Bunga bisa dekat dengan dengannya maka, lebih baik Shun tidak pernah mengetahui perasaan Bunga yang sebenarnya karena cinta tidak harus memiliki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memang TERLALU BAIK itu TIDAK BAIK

Hari minggu adalah hari yang pas -menurut saya- untuk bangun lebih siang dari biasanya sampai membuat ibu saya berteriak, Aduhhhh...bagus banget perawan bangun sianggg!! dan saya hanya memutar badan saya sambil menutup telinga dengan guling saya. Ah, apa saya sering bilang dalam hati ibu saya adalah orang yang cerewet, jadi aja ibu saya makin cerewet. Semua yang saya kerjakan diprotes mulu. Mau protes balik terang-terangan bagaimana...beliau kan ibu saya, bisa-bisa dikutuak jadi batu saya layaknya malin kundang.