Langsung ke konten utama

Kapan giliran ku?

My life is getting hard. One by one all problems come and gone. Gak tau harus mulai dari mana aku harus nulis ini. Tapi,,aku harus memulainya dengan basmallah dulu. Bismillahirrahmanirrahim.

I can't explain it. i just felt so sad. " everytime you're down, you can make it right. And that makes you're larger than life." Sampe kapan aku nggak menjadi kesedihan bagi orang yang aku cintai? Sampe kapan aku nggak menjadi beban bagi mereka? Sampe kapan tekanan ini berakhir?
Bohong kalau aku tidak memikirkan apa yang terjadi. Sedih, menahan air mata yang terus mendorong keluar, yapp..aku harus tegar, sabar... Berkali-kali aku meminta supaya aku tidak takut dengan badai yang menerjang dalam kehidupanku, entah kenapa aku merasa lemah setiap aku digoyah angin yang sedikit kencang. Apa aku a loser?

kebiasaan banget,,kalau lgi sedih jadi gak semangat gini. Percaya..segala yang terjadi itu pasti ada hikmahnya dan itu yang terbaik,,kamu masih bisa merubah nasib kok.. terus berusaha!! Fighting!! Chai yo!! Berikan kesempatan buat aku untuk meringankan beban orang-orang yang aku cintai, Tuhan...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memang TERLALU BAIK itu TIDAK BAIK

Hari minggu adalah hari yang pas -menurut saya- untuk bangun lebih siang dari biasanya sampai membuat ibu saya berteriak, Aduhhhh...bagus banget perawan bangun sianggg!! dan saya hanya memutar badan saya sambil menutup telinga dengan guling saya. Ah, apa saya sering bilang dalam hati ibu saya adalah orang yang cerewet, jadi aja ibu saya makin cerewet. Semua yang saya kerjakan diprotes mulu. Mau protes balik terang-terangan bagaimana...beliau kan ibu saya, bisa-bisa dikutuak jadi batu saya layaknya malin kundang.