Langsung ke konten utama

DARI HATI INGIN KAU TAHU [END]

Di akhir sebuah cerita, semua mengharapkan sebuah kebahagian. "...and they live Happily Ever Ever After." biasanya narator selalu mengatakan kalimat itu di akhir sebuah cerita. Itulah yang disebut fairytale. Tapi, apakah akan menjadi ending yang bagus, kalau Cinderella tidak mempunyai Ibu Peri? Beast yang tidak punya 'magic mirror' untuk melihat Belle? Snow White yang tidak menemukan rumah para kurcaci? Atau Mulan yang tidak memilih untuk menyelamatkan Shang? semua itu "JIKA". Atau, gimana kita hapus saja peran antagonis? Cinta akan terlihat lebih mudah bukan?.

Begitu cerita Bunga dengan Yuri. Baru beberapa bulan yang lalu mereka menjalin hubungan sebagai pacar. Sekarang tiba-tiba Yuri mengungkapkan kata 'putus' lewat jejaring sosial Facebook. Apa penyebabnya Bunga pun tidak paham benar, ada seorang teman cowok  Kaori bilang alasan cowok bilang putus, pertama karena dia sudah tidak cinta dengan pacarnya dan kedua, karena dia menemukan perempuan lain.

Yuri kembali ke Jepang pada bulan April 2011 lalu. Kita memantapkan hati untuk LDR (Long Distance Relationship ), berharap kita menjadi pasangan yang termasuk di 2% yang berhasil dari LDR, karena menurut Raditya Dika, 98% pasangan putus akibat LDR itu. Bunga dan Yuri tidak mempermasalahkan hal itu. Semua berjalan lancar sampai akhirnya Yuri tiba-tiba susah dihubungi. Dia tidak membalas message di FB, DM di Twitter, atau sekedar membalas YM dari Bunga. Awalnya, Bunga memaklumi hal itu, "mungkin dia sedang fokus belajar." hibur hatinya sendiri. Bulan Juni Yuri akan menghadapi ujian kuliahnya.
Hari berganti hari, kemudian minggu berganti minggu. Hanya berganti minggu. Bunga sudah tidak bisa menahan keanehan ini. Bunga akhirnya menceritakan hal itu kepada Kaori. Kaori hanya bilang "kamu yang sabar deh, LDR emang gitu." Oke. Bunga akan sabar.

Bunga menjadi miss invisible dihadapan Yuri. Yuri lancar berhubungan dengan teman-temannya di FB atau di Twitter, kenapa semua messagenya Yuri tidak balas, atau sekedar menyapa Bunga? Bunga sempat marah sendiri depan komputernya "Apa-apaan Yuri ini? Kamu kira aku tembok? setan?" Yeaahh..Miss Invisible. Bunga tak tahan melihat tingkah Yuri yang keterlaluan seperti itu, "Heyy..kalau kita bukan pacar, itu hal yg wajar, Yuri.". Bunga menceritakan itu kepada Kaori, Hana, dan Yukiko. Kemudian Yukiko meminta penjelasan kepada Yuri tentang ini. Yuri hanya bilang, "Aku belum bisa bicara tentang itu. Aku itu bukan cewek,Ko yang semuanya aku ceritain ke orang-orang.". Yukiko dan Hana memberi tahu hal itu. Bunga hanya bisa tersenyum sambil mengeluarkan airmata. " I wish I nevet met you even once." gumamnya.

May 30th, 2011

The day that I always remember. Hari ini adalah hari ulang tahun Ayah Bunga. Perasaan Bunga sudah agak lebih baik walaupun masih sering galau. All is Well. Bunga yakin semua akan baik-baik saja. Kemudian, tiba-tiba Yuri nge-buzz YM Bunga. Tumben Yuri online, terus nyapa Bunga. Tiba-tiba juga perasaan Bunga agak tidak enak. Bunga buang jauh perasaan itu, "gwaenchana" gumamnya berkali-kali. Bunga memberi buzz juga. "aku kirim inbox di fb kamu ya" Yuri hanya menulis itu di box instant message. Bunga membuka akun Facebook nya dan benar, disana ada pesan dari Yuri.
Setelah membaca pesan itu, Bunga menangis. Dia belum pernah nangis sesedih ini. Bunga tidak tahu harus senang atau sedih. Senang, artinya dia masih memiliki perasaan dan hati dan BERFUNGSI. Sedih, karena Yuri akhirnya memutuskan hubungan ini. Bunga menelepon Kaori. agar dia lebih tenang, karena satu jam lagi Bunga akan mengajar. Kaori menyuruhnya agar izin dulu, tapi Bunga tidak mau. Dia tidak ingin pekerjaannya diganggu oleh hal pribadinya. Harus profesional, kata Bunga. Setelah perasaan Bunga agak tenang, Bunga sudah bisa menyambungkan otak dengan hatinya. Bunga harus mengajar dulu.

Apakah Bunga harus mengandai? Seandainya Yuri tidak kembali ke Jepang, maka jalan cerita cintanya akan berbeda? Tidak ada yang harus disesali dari masa lalu. Masa lalu adalah pembelajaran agar Bunga bisa lebih baik lagi. Bunga sangat beruntung mempunyai sahabat-sahabat yang baik dan menyemangatinya. Sampai Shun juga ikut menyemangati Bunga, "Kadang Allah menutup sekejap matahari dengan awan lalu Allah datangkan guruh dan kilat. Puas kita menangis mencari di mana teriknya matahari. Rupanya Allah ingin... hadiahkan kita pelangi". Kaori bilang, "Yuri brengsek! Kan udah gue bilang, dia itu aneh dan brengsek! terus? elo percaya sama alesannya yang dia tulis di Facebook itu?". Bunga mengangguk seraya berkata, "Iya. Gue percaya dengan alasannya. Kalau memang ada alasan lain, aku tidak mau mendengarnya. Cerita gue dan Yuri cukup sampai sini. The End."

Kalau tanggapan Hana dan Yukiko, mereka mengaggap ada konspirasi antara Yuri dan mantan pacar Bunga. Bunga hanya menghela nafas panjang dan berkata, "Kalaupun memang benar begitu adanya. Berarti impas, kan? Mungkin mereka belum tau seberapa tangguh Bunga Cresentia dan sahabat-sahabatnya.". Kemudian kami tertawa.

Ya, mungkin cerita Cinderella, Beauty and The Beast, Snow White, Rapunzel atau Mulan hanya tertulis dalam puluhan lebar jalan cerita untuk mencapai 'Happy Ending'nya, tapi Bunga mempunyai beribu-ribu lembar jalan cerita untuk sampai di kalimat terakhir "...and they live Happily Ever Ever After."

[The End]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memang TERLALU BAIK itu TIDAK BAIK

Hari minggu adalah hari yang pas -menurut saya- untuk bangun lebih siang dari biasanya sampai membuat ibu saya berteriak, Aduhhhh...bagus banget perawan bangun sianggg!! dan saya hanya memutar badan saya sambil menutup telinga dengan guling saya. Ah, apa saya sering bilang dalam hati ibu saya adalah orang yang cerewet, jadi aja ibu saya makin cerewet. Semua yang saya kerjakan diprotes mulu. Mau protes balik terang-terangan bagaimana...beliau kan ibu saya, bisa-bisa dikutuak jadi batu saya layaknya malin kundang.