Langsung ke konten utama

DARI HATI INGIN KAU TAHU [bag.3]

Bunga seharusnya sudah bisa hidup mandiri ketika dirinya telah menyelesaikan studinya walau hanya sampai Diploma Tiga. Dia sudah memulai karirnya dengan mengajar privat bahasa Inggris anak sekolah dasar. Ayahnya ingin sekali Bunga dapat pekerjaan yang 'layak' sebagai lulusan D3 dengan IP yang lumayan tinggi. Tetapi,entah kenapa dia terlanjur jatuh cinta dengan anak didiknya yang bermacam-macam karakter. Menikmati dunia guru yang begitu sulit,Bunga menjadi bangga dengan statusnya saat ini sebagai seorang pendidik anak-anak karena tidak banyak orang yang bisa menikmati kesempatan ini.
 
Bunga bukan tidak ingin membahagiakan kedua orang tuanya. Ada banyak hal yang dia ingin tahu dari seluk beluk keinginan-keinginannya. Bunga ingin sekali masuk dalam dunia reporter sebagaimana cita-citanya dulu. Dia sudah merasakan menjadi guru sebagai cita-cita lainnya. Dia membuat daftar cita-cita. menurutnya, tidak harus berurutan, yang penting ketika ada kesempatan untuk mewujudkan salah satu cita-citanya dia akan mengambilnya dengan segala resiko.
List cita-cita Bunga=
1. Guru
2. Reporter
3. Penulis Terkenal
4. Akuntan
5. Keliling Dunia
6. Hacker (tercetus ketika kuliah)
Yang psti diluar dari itu semua. Surga lah cita-cita tertinggi Bunga. Bisa Haji dengan kedua orang tua dan saudara-saudaranya. Tentunya mendapatkan suami yang sholeh, baik, cerdas, kaya dan tampan. Walaupun agak mustahil, tapi Bunga tetap berdoa untuk mendapatkan semua cita-citanya itu.

***
 
Lagi-lagi..Bunga tidak ingin berprasangka buruk terhadap Kaori. Bunga hanya bisa berdoa supaya jauh dari prasangka-prasangka buruk yang kini sering menghinggapi hati dan pikirannya. Biarlah Tuhan yang menentukan yang terbaik buat Bunga, Kaori, Yuri dan Shun.
Kini lebih baik Bunga menata kembali hatinya dengan sesuatu yang positif dan hal-hal yang positif yang dapat meningkatkan kedekatan dirinya dengan Allah SWT.
"Ya Robb, jagalah hati dan pikiran hamba dari prasangaka buruk yang kadang membuat hamba terpuruk serta jauh dari-Mu. Lindungilah iman hamba ya Robb" Doanya dalam hatinya khidmat.



[to be continued]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memang TERLALU BAIK itu TIDAK BAIK

Hari minggu adalah hari yang pas -menurut saya- untuk bangun lebih siang dari biasanya sampai membuat ibu saya berteriak, Aduhhhh...bagus banget perawan bangun sianggg!! dan saya hanya memutar badan saya sambil menutup telinga dengan guling saya. Ah, apa saya sering bilang dalam hati ibu saya adalah orang yang cerewet, jadi aja ibu saya makin cerewet. Semua yang saya kerjakan diprotes mulu. Mau protes balik terang-terangan bagaimana...beliau kan ibu saya, bisa-bisa dikutuak jadi batu saya layaknya malin kundang.