Kami [ Bunga,Yukiko, Kaori dan Hana] jadi bertemu di siang hari. Tapi,sayang Cika tidak bisa ikut karena dia tidak mengetahui rute ke rumah Yukiko dengan menggunakan kendaraan beroda dua. Kami membeli keperluan untuk masak-masak di rumah Yukiko. Hana sempat kesal karena dia telah datang lebih awal satu jam dari kita. Suasana sempat kaku, karena yang paling telat adalah Bunga, Bunga jadi tidak enak hati kepada Hana. "So sorry, Han".
Sesampainya di rumah Yukiko, Yukiko sudah kelaparan duluan, akhirnya dia membuat dadar telur sendiri. Sebenarnya kami pun juga sudah lapar dan akhirnya kami 'ngerecokin' makanan Yukiko. Bunga melihat Kaori sepertinya dia tidak mempunyai hubungan dengan Yuri lebih dalam karena Kaori masih saja membicarakan Akira -mantan pacarnya-. Suasana kembali harmonis setelah kami bekerjasama dalam memasak. Syukurlah, spaghetti zununqierin sudah jadi dan ternyata bisa dimakan. Resep yang bagus dan enak, berulang-ulang kali Yukiko berkata seperti itu.
Kaori pernah menyinggung tentang Yuri pada Bunga dan Bunga hanya menanggap seolah-olah Bunga tidak mempedulikannya lagi padahal Bunga masih sayang terhadap Yuri. Bunga hanya bisa berharap biar sang waktu yang menjawab semua kenyataan ini. maupun pahit atau manis Bunga sudah siap dengan semua itu.
Sudah. Rasanya Bunga tak ingin menanggapi persoalan Yuri dengan Kaori. Inikah cemburu? Bunga merasa dirinya cemburu. Ingin sekali rasanya Bunga berteriak apa yang dia rasakan saat ini. Dia bukan malaikat yang bisa bertahan atas keadaan yang seperti ini. Malam ini, dia berharap akan ada bintang yang dapat menyampaikan rasa sayang dan rindunya kepada Yuri. Bunga berharap ia segera melupakan sosok Yuri di hatinya dan membuka hati untuk seseorang yang baru. Inginnya seperti itu,,tapi, apakah Bunga bisa melupakan perasaannya kepada Yuri yang begitu mendalam begitu saja?
*to be continued
Sesampainya di rumah Yukiko, Yukiko sudah kelaparan duluan, akhirnya dia membuat dadar telur sendiri. Sebenarnya kami pun juga sudah lapar dan akhirnya kami 'ngerecokin' makanan Yukiko. Bunga melihat Kaori sepertinya dia tidak mempunyai hubungan dengan Yuri lebih dalam karena Kaori masih saja membicarakan Akira -mantan pacarnya-. Suasana kembali harmonis setelah kami bekerjasama dalam memasak. Syukurlah, spaghetti zununqierin sudah jadi dan ternyata bisa dimakan. Resep yang bagus dan enak, berulang-ulang kali Yukiko berkata seperti itu.
Kaori pernah menyinggung tentang Yuri pada Bunga dan Bunga hanya menanggap seolah-olah Bunga tidak mempedulikannya lagi padahal Bunga masih sayang terhadap Yuri. Bunga hanya bisa berharap biar sang waktu yang menjawab semua kenyataan ini. maupun pahit atau manis Bunga sudah siap dengan semua itu.
Sudah. Rasanya Bunga tak ingin menanggapi persoalan Yuri dengan Kaori. Inikah cemburu? Bunga merasa dirinya cemburu. Ingin sekali rasanya Bunga berteriak apa yang dia rasakan saat ini. Dia bukan malaikat yang bisa bertahan atas keadaan yang seperti ini. Malam ini, dia berharap akan ada bintang yang dapat menyampaikan rasa sayang dan rindunya kepada Yuri. Bunga berharap ia segera melupakan sosok Yuri di hatinya dan membuka hati untuk seseorang yang baru. Inginnya seperti itu,,tapi, apakah Bunga bisa melupakan perasaannya kepada Yuri yang begitu mendalam begitu saja?
*to be continued
rin,yg ini asli ngarang atau...kisah mu kah?
BalasHapusheheehee..
BalasHapusi wanna tell everyone what i feel right now..