![]() | |
| by: Rien 88 |
Lagi-lagi jakarta dilanda dengan banjir dan kemacetan. Padahal tanggal 22 Oktober 2010 kemarin Jakarta sudah dilanda banjir kembali. Lalu salah siapakah ini?
Dari pada maen salah-salahan lebih baik liat timeline twitter saya pada saat banjir tanggal 25 Oktober 2010:
Putra Nababan: Akhirnya turun di pinggir jalan dan jalan kaki. Warga DKI memang hrs kreatif dan berani, apalagi kalo kebelet pipis ;p
Ichsan Akbar: I wanna go hoomeee... *banjir sepinggang di kemang gak bisa pulang* ☹☹☹Dimmy Kurniawan: Macet dmn2.. Stay to ambassador.. Loves it..Farah Quinn: Ohhh sedihnya Jakartaku. Banjir dan macet dimana-mana. Big chaos. Apakah tindakan pemerintah dan kita semua terhadap masalah besar ini?
Zul'mie'ati Albahri: Ya ALLAH, kasihan yg kena macet total.. Apalagi yg di cawang.. ☹
Hikmah husein: Pengen nangis.. Gbs pulang! Ya Allah..
Ismi Adzani: hujan gede bener deh. Pulang gmana ya.
Candil: Tks kpd Gubernur DKI & jajaranny ats keberhasilannya m'capai pemerataan banjir & macet scr simultan & terpadu.
Raditya Dika: Pembantu: "Bang, belakang rumah kita banjir selutut!" Gue: "Terus? Pada ngungsi?" Pembantu: "Sekarang sih lagi pada poto2.."
D Firmansyah Dachlan: Bos besar bilang diluar hujan dan macet, lebih baik kita manfaatkan situasi ini untuk rapat sekarang?? *Fak u lah bos saya mau pulang!!!!!
Dedy Arfians: Banjir selutut. mobil, motor, dan pejalan kaki ga bisa lewat. Sampe rmh jam brp gw?! :'( (@ Jl. Warung Buncit Raya)
Putra nababan: Malam ini namaku: putra sabar nababan ;p
Dan masih banyak lagi. Wah, timeline twitter saya ke'banjir'an banjir juga. Apalagi home facebook saya, wihhhh...semuanya membicarakan 'banjir' dan 'macet'. Home di koprol saya pun sama. ALL ABOUT FLOOD and TRAFFIC. Kira-kira besok Jakarta bakal sepi nggak ya? Karena tidak sedikit yang akhirnya memutuskan untuk menerjang hujan dan banjir serta lelah nya dalam kemacetan yang dapat membuat daya tahan tubuh menurun.
Setelah itu, BMKG mengabarkan gempa hebat sebesar 7,2 SR melanda kawasan Mentawai, Sumatera Barat dan Pemerintah hingga kini belum menerima adanya laporan maupun korban jiwa. Gempa dahsyat itu terjadi pukul 21.40 WIB. BMKG memperingati jika gempa ini bisa menimbulkan gelombang tsunami. Innalillahi...terbesit di hati saya, ada apa ini? Ini kah Azab atau Ujian dari Allah untuk negri ini?
Kemudian di hari yang sama, terjadi terjangan Angin Puting Beliung di Bandung pada jam 13.00 WIB. Sedikitnya 25 rumah di RW 02 dan RW 03, Desa Sukamulya dan Desa Padasuka, Kabupaten Bandung, rusak berat dan ringan akibat diterjang angin puting beliung.
Belum lagi Gunung Merapi yang telah berpindah situasi dari 'siaga' ke 'awas'.
Tanpa kita sadari semua ujian yang kita hadapi ini adalah dari alam. Langit, Air, Bumi, Angin, dan Gunung. Mungkin alam terlalu lelah untuk mengingati manusia dengan kejadian-kejadian yang kecil. Saat ini alam telah marah atas keangkuhan manusia yang telah membombardir keseimbangan alam. Ingat, kita ini hanya manusia, bukan Tuhan. Mungkin ini saat nya kita bertaubat kepada Sang Pencipta Alam Semesta ini atas segala kesalahan yang telah kita buat.
Allahummaghfirlanaaa dzunubanaaa...

Komentar
Posting Komentar