Langsung ke konten utama

Who is he?

Beberapa bulan belakangan ini, efbi (facebook) Bunga penuh dengan jempol seseorang yang menyukai setiap kegiatan Bunga. Awalnya sih,,Bunga gak terlalu risih dengan adanya orang itu yang suka nge-like-in every single my updates. Cuma Bunga jadi rada penasaran aja. Who is he?. Yang Bunga tahu, dia seorang teman dari kakak kelasnya yang sudah lulus dari ITB. Gak kenal, batin Bunga.


Pernah sebulan dia tidak mengaktifkan akun efbi nya karena Bunga melihat status terakhirnya,katanya, dia akan menutup efbi nya. Hmm..waktu itu sedang ada demo tentang penggambaran "lomba karikatur Nabi Muhammad". Mungkin karena itu dia memutuskan untuk menutup akun efbi nya.

Kemudian tak terlalu lama,akunnya kembali aktif. Bunga rasa, dia udah insyaf dengan menyebarkan virus "jempol" nya itu. Ternyata, malah makin parah. Hal yang nggak penting semuanya dikasih jempol sama dia. Upload-an foto terbaru Bunga (dengan siapa saja) dia selalu memberikan "jempol"nya itu. Bunga semakin ingin ingin kenal dengan dia. Bayangkan,siapa sih yang nggak GR?

Tapi, setiap Bunga menyapanya hanya sampai di pembukan saja:
Assalamualaikum, ketik Bunga.
Waalaikumsalam, balas lelaki itu. 

Hanya itu. Bunga bukan tipikal orang yang suka berkenalan diawal. Jadi, Bunga mengurungkan niatnya untuk mengenal orang itu. Sampai sekarang Bunga masih membiarkan lelaki itu menyebarkan virus "jempol" nya di akun Bunga. Itung-itung, biar hidup juga akun efbi nya Bunga. Tapi, dia masih menjadi sebuah pertanyaan di hati kecil Bunga. WHO IS HE?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memang TERLALU BAIK itu TIDAK BAIK

Hari minggu adalah hari yang pas -menurut saya- untuk bangun lebih siang dari biasanya sampai membuat ibu saya berteriak, Aduhhhh...bagus banget perawan bangun sianggg!! dan saya hanya memutar badan saya sambil menutup telinga dengan guling saya. Ah, apa saya sering bilang dalam hati ibu saya adalah orang yang cerewet, jadi aja ibu saya makin cerewet. Semua yang saya kerjakan diprotes mulu. Mau protes balik terang-terangan bagaimana...beliau kan ibu saya, bisa-bisa dikutuak jadi batu saya layaknya malin kundang.